Uncategorized

Mama, perhatikan 6 hal ini waktu bawa motor

Teruntuk Mama-mama, Mommy-mommy, Ibu-ibu, Mahmud-mahmud, apalagi Emak-emak …Mohon perhatikan ini kalau bawa motor :

1. Yang menggunakan Jilbab Syar’i mohon jilbab/Rok/KULOTnya yang panjang itu bisa di sisipkan/diduduki saja agar jilbab/roknya tidak masuk ke jari-jari atau terselip di ban belakang. Karena saya sudah berulang kali melihat di depan saya ibu-ibu yang terjatuh saat ingin menengok ke bawah karena berasa kakinya tertarik, begitu ditengok ke bawah dia jatuh karena tidak bisa menyeimbangkan motornya.
2. Kemudian kalau menaruh tas, jangan di samping apalagi di belakang.

Ada seorang ibu yang di jambret tas nya saat motor melaju kencang dan si ibu spontan mempertahankan tas nya sehingga si ibu terjatuh, membentur trotoar dan akhirnya meninggal.

3. Dan ini tidak kalah penting, bahkan sangat penting.

Bagi yang membonceng anaknya/antar sekolah apalagi yang pulang sekolah, tolong anaknya di pantau kondisinya. Apakah dia ngantuk, apakah jarak sekolah/tempat yang di tuju jaraknya jauh atau tidak. Karena sering kali jika ada ibu2/bapak2 membonceng anaknya tidak tau kalau anaknya menikmati sepoian angin di jalan hingga kondisinya terbawa suasana ngantuk apalgi setelah beraktivitas di sekolah. Posisi badannya hampir jatuh. Duh paling sebel lihat pemandangan ini kalau saya lagi bawa mobil dari belakang.

Dulu.. saat saya antar ibu saya cuci darah ke rumah sakit, tidak segan-segan ibu saya, saya ikat pakai kain untuk menggendong bayi. Setiap berapa menit saya tanya, Bu, capekkah? Ngantukkah? Hauskah? Laparkah? Nah untuk mama-mama yang mungkin malu mengikat pinggang anak-anaknya, masih ada solusinya, mungkin bisa beli selendang ber brand keren lah yang penting demi keselamatan anak dan masih tetap eksis ya Cyiiiiin…..
4. Dan ini juga berlaku untuk bapak-bapak yang membonceng anaknya. Si bapak pakai jaket kulit tebal atau yang terbuat dari bahan parasut. Saat di jalan, faktor angin, faktor suara atau faktor mikirin utang beras seperti saya bisa melupakan kondisi si anak. Jaket kulit yang tebal tidak akan berasa saat anak oleng karena ngantuk, begitu juga jaket parasut yang mengembang karena angin, akan membentuk ruang antara tubuh anak saat mendekat orang yang memboncengnya, sehingga saat anak posisinya miring tentu si pengemudi tidak menyadarinya. Saya sudah lelah harus menyalip orang-orang seperti ini untuk memberitahukan kalau anaknya mau jatuh.

5. Dan ini pun sangatlah penting.

Bagi mommy2 dan mahmud2 or bunda2 yang ingin eksis dan ciamik naik motor saat jemput anaknya sekolah, boleh2 saja kok.. kaca mata bermerk, helm lucu cyiiiin, sarung tangan kembar sama warna rambutnya, masker bermerk, what everlah….. tapi… anaknya polos. Pakai helm engga, masker boro2, sarung tangan apalagi….. trus mau belok kanan sign nya ke kiri, huuufh… pusing pala berbie lihatnyaa…..

6. Terus … kalau mau belok tuuuh yaaa, kasih lampu dari jauh2 Buuu jadi kendaraan di belakang bisa mengurangi kecepatannya. Jangan berenti mendadak dulu baru menyalakan lampu… jangan begitu ya Mam.
Ingat ini…. kalau terjadi apa-apa, suami nangis cuma 2 hari… tapi nyari ibu sambung yang ikhlas dan mencintai saat ngurus anak-anak ibu, tidak ada duanya selain ibu kandung…. ya kan? Saya sudah gemes banget lihat mahmud2 di jalan waktu naik motor…
Jadi perhatikan deh kondisi anak saat memboncengnya ya…. semoga kita semua, keluarga kita semua, anak-anak kita, suami dan istri yang beraktivitas menggunakan motor dan mobil atau moda transportasi umum selalu dalam lindungan Allah SWT … Aamiin.
Selamat Beraktivitas yaaa……. dan jangan lupa baca doa
I share because I care..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *